Monday, September 26, 2016

Pekan Olahraga Nasional (PON)

Salam olahraga !!

Pekan Olahraga Nasional ke 19 tahun ini diselenggarakan di Provinsi Jawa Barat. PON ke 19 diselenggarakan mulai tanggal 17 - 29 September 2016. Dan sekarang sudah memasuki hari ke 9. Untuk perolehan medali, masih dipimpin oleh kontingen Jawa Barat dengan total 366 medali (166 emas, 93 perak, dan 107 perunggu). 

Di posisi kedua ditempati oleh kontingen Jawa Timur dengan 278 medali ( 99 emas, 98 perak, dan 81 perunggu).

Dan di posisi ketiga ditempati oleh kontingen DKI Jakarta dengan 271 medali (94 emas, 92 perak, dan 85 perunggu. (update per tanggal 25 September 2016 pukul 18.27 WIB). Untuk lebih jelas, silakan klik perolehan medali PON Jabar 2016.

Fakta - fakta mengenai PON

Berbicara mengenai PON, Pekan Olahraga Nasional (PON) merupakah ajang kompetisi olahraga tingkat nasional, yang diikuti oleh 34 provinsi di Indonesia. PON diselenggarakan setiap 4 tahun sekali. Jadi, PON sama seperti Olimpiade, cuma yang membedakan adalah cakupan dari peserta. 

PON pertama kali diselenggarakan pada tanggal 8 - 12 September 1948 di Solo, Jawa Tengah. Saat itu, kontingen Jawa Tengah menjadi yang pertama menjadi juara. Penyelenggaran PON sempat dihentikan di tahun 1965 karena peristiwa G 30 S/PKI. Sampai PON edisi ke 19, Provinsi DKI Jakarta memegang juara umum terbanyak dengan 11 kali. 

Berikut daftar tuan rumah Pekan Olahraga Nasional dan juara umum:


Edisi
Tuan rumah
Provinsi
Tanggal
Juara Umum
I
V
VI 1
ditiadakan karena peristiwa G30S/PKI
X
JAWA BARAT



Demikian informasi yang dapat saya sampaikan. Semoga bermanfaat bagi kita semua.
Salam Olahraga !!

Monday, September 19, 2016

Atlet-atlet Indonesia Peraih Medali Emas Olimpiade

Salam Olahraga!!
Sudah 1 bulan Olimpiade Rio de Janeiro Brasil telah berlangsung. Seperti kita ketahui, Indonesia berhasil meraih 1 medali emas dari cabang bulutangkis, yang disumbangkan pasangan ganda campuran Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir. Tontowi dan Liliyana berhasil mengalahkan pasangan Malaysia, Chan Peng Soon dan Goh Liu Ying dalam permainan dua game (straight game), 21-14 dan 21-12.

foto: tribunnews.com
Dengan ini, Indonesia berhasil meraih emas kembali, setelah absen emas di Olimpiade London 2012. Tetapi tahukah Anda, bahwa bulutangkis selalu menjadi andalan Indonesia di cabang bulutangkis olimpiade. Sebagai catatan, Indonesia telah meraih 7 emas selama keikutsertaan di olimpiade sejak 1952, dan semua emas disumbangkan melalui bulutangkis. Siapa saja atlet-atlet bulutangkis peraih emas? Berikut infonya:

1. Alan Budikusuma dan Susi Susanti (Olimpiade Barcelona 1992)


Alan Budikusuma berhasil mengalahkan Ardy B. Wiranata 15-12 dan 18-13, untuk meraih emas di tunggal putra. Sementar Susi Susanti mengalahkan tunggal Korea Selatan Bang So Hyun 5-11, 11-5, dan 11-3 untuk meraih gelar di tunggal putri. Total Indonesia meraih 2 emas.

2. Ricky Subagja dan Rexy Mainaky (Olimpiade Atlanta 1996)


Pasangan Ricky Subagja dan Rexy Mainaky mengalahkan pasangan ganda Malaysia, Cheah Son Kit dan Yap Kim Hock dalam pertandingan 3 set 5-15, 15-13, dan 15-12.

3. Tony Gunawan dan Candra Wijaya (Olimpiade Sydney 2000)


Tony Gunawan dan Candra Wijaya melanjutkan tradisi emas. Mereka berhasil mengalahkan pasangan ganda Korea Selatan, Lee Dong Soo dan Yoo Yong Sung 15-10, 9-15, dan 15-7. Sekarang Tony Gunawan telah berpindah kewarganegaraan menjadi Amerika Serikat.

4. Taufik Hidayat (Olimpiade Athena 2004)


Tunggal terbaik Indonesia, Taufik Hidayat, tak mau kalah dengan pebulutangkis lainnya. Beliau berhasil meraih emas di Olimpiade Athena 2004, setelah mengalahkan tunggal putra Korea Selatan Shon Seung Mo 15-8 dan 15-7.

5. Markis Kido dan Hendra Setiawan (Olimpiade Beijing 2008)


Markis Kido dan Hendra Setiawan berhasil mengalahkan pasangan ganda terkuat Tiongkok, Cai Yun dan Fu Haifeng dalam pertarungan 3 set (rubber game) 12-21, 21-11, dan 21-16.

Demikian postingan hari ini. Semoga menjadi motivasi bagi kita dan atlet-atlet lain untuk selalu berprestasi. Sekian dan salam olahraga!!